Apa Bukti Pendukung bagi Evolusi

By On Tuesday, February 21st, 2017 Categories : Sains

Dalam bukunya, Darwin menawarkan beberapa bukti yang menguntungkan evolusi. Dengan cara yang tenang, ia berusaha untuk meyakinkan masyarakat ilmiah validitas teorinya.

Paleontologi

Salah satu bukti yang ditawarkan oleh Darwin ditemukan dalam ilmu paleontologi. Paleontologi berkaitan dengan lokasi, katalogisasi, dan menafsirkan bentuk kehidupan yang ada di milenium terakhir. Ini adalah studi tentang fosil-tulang, kerang, gigi, dan sisa-sisa organisme lain, atau bukti organisme kuno, yang telah bertahan selama ribuan tahun waktu.

Paleontologi mendukung teori evolusi karena menunjukkan keturunan dari organisme yang modern dari nenek moyang yang sama. Paleontologi menunjukkan bahwa jenis lebih sedikit organisme ada di era masa lalu, dan organisme yang mungkin kurang kompleks. Ketika ahli paleontologi turun lebih dalam dan lebih dalam ke lapisan batuan, variasi dan kompleksitas fosil berkurang. Fosil-fosil dari lapisan batuan yang paling teratas seperti bentuk saat ini. Fosil dari lapisan yang lebih dalam adalah nenek moyang dari bentuk modern.

 Anatomi Komparatif

Gambar 1. Seperti Darwin mencontohkan, forelimbs hewan seperti manusia, ikan paus, kelelawar, dan makhluk lainnya yang sangat mirip, meskipun forelimbs digunakan untuk tujuan yang berbeda (yaitu, mengangkat, berenang, dan terbang). Darwin mengemukakan bahwa tungkai depan yang serupa memiliki asal-usul yang sama, dan ia menggunakan bukti ini untuk menunjuk ke satu nenek moyang untuk bentuk modern. Dia menyarankan bahwa berbagai modifikasi tidak lebih dari adaptasi terhadap kebutuhan khusus dari organisme modern.

Darwin juga mengamati bahwa hewan memiliki struktur mereka yang tidak digunakannya. Seringkali struktur ini merosot dan menjadi berkurang ukuran dibandingkan dengan organ serupa dalam organisme lain. Organ tidak berguna disebut organ sisa. Pada manusia, mereka termasuk usus buntu, tulang belakang ekor menyatu, gigi bungsu, dan otot yang menggerakkan telinga dan hidung. Darwin menyatakan bahwa organ-organ sisa yang disusun dapat mewakili struktur yang belum cukup menghilang. Mungkin perubahan lingkungan membuat organ tidak perlu untuk bertahan hidup, dan organ secara bertahap menjadi nonfungsional dan ukurannya berkurang. Misalnya, usus buntu pada leluhur manusia mungkin organ untuk mencerna makanan tertentu, dan tulang ekor di ujung kolom vertebral mungkin sisa-sisa ekor yang dimiliki oleh nenek moyang.

Embriologi

Darwin mencatat beberapa persamaan yang menonjol pada embrio hewan-hewan yang kompleks ambil contoh seperti pada manusia, ikan, kodok, reptil, dan ayam. Darwin menjelaskan bahwa keseragaman ini adalah salahsatu bukti adanya evolusi. Darwin memperlihatkan embrio pada manusia telah berkembang dari embrio yang diwarisi dari leluhur mereka mereka karena  telah mewarisi perkembangan mekanisme dari leluhur yang sama. Mekanisme ini sudah mengalami perubahan dengan cara yang unik agar organisme dapat hidup.

Perbandingan biokimia

Meskipun biokimia organisme tidak dikenal di masa Darwin, biokimia modern menunjukkan ada kesamaan biokimia dalam semua makhluk hidup. Misalnya, mekanisme yang sama untuk menangkap dan mengubah energi dan untuk membangun protein dari asam amino hampir identik di hampir semua sistem kehidupan. DNA dan RNA adalah mekanisme warisan dan aktivitas gen dalam semua organisme hidup. Struktur dari kode genetik hampir identik dalam semua makhluk hidup. Keseragaman dalam organisasi ini mendasari biokimia keragaman makhluk hidup dan poin untuk hubungan evolusioner.

Pengembangbiakan Domestik

Dari mengamati percobaan pengembangbiakan hewan dan tumbuhan domenstik (hewan peliharaan) , Darwin mengembangkan ide tentang bagaimana evolusi terjadi. Peternakan domestik membawa bentuk-bentuk baru yang berbeda dari persediaan leluhur. Misalnya, peternak merpati telah mengembangkan banyak merpati balapan melalui eksperimen peternakan domestik. Akibatnya, evolusi telah terjadi di bawah bimbingan tangan manusia. Pengembangan tanaman pertanian baru oleh petani dan ahli botani memberikan lebih banyak bukti untuk evolusi diarahkan.

Distribusi Geografis

Darwin sangat tertarik pada bentuk kehidupan dari Kepulauan Galapagos. Dia melihat betapa banyak burung dan hewan lainnya di pulau hanya ditemukan di sana. Keluarga Finch yang sangat membingungkan karena Darwin menemukan 13 spesies burung finch tidak ditemukan di tempat lain di dunia, sejauh ia tahu. Dia menyimpulkan bahwa pipit telah berevolusi dari satu nenek moyang yang mungkin mencapai pulau beberapa generasi sebelumnya. Dalam isolasi dari Kepulauan Galapagos, pipit asli mungkin telah berkembang menjadi 13 spesies.

 Anatomi Komparatif
Gambar 1 Forelimbs dari empat hewan manusia dan menunjukkan kesamaan dalam konstruksi. Kesamaan ini ditawarkan oleh Darwin sebagai bukti bahwa evolusi telah terjadi.

Distribusi geografis lainnya juga membantu menjelaskan evolusi. Misalnya, buaya yang terletak hanya di daerah tertentu di dunia, mungkin karena mereka telah berevolusi di daerah tersebut. Pulau-pulau Australia dan Selandia Baru memiliki populasi hewan ditemukan di tempat lain di dunia karena lingkungan mereka yang terisolasi.