Anak Ini Masuk Rumah Sakit Gara-gara Dibentak Orangtuanya! Seperti Ini Kisahnya.

By On Wednesday, August 24th, 2016 Categories : Artikel
Advertisement

Anak adalah titipan dari Sang Maha Kuasa untuk dijaga, di rawat dan diajarkan yang baik-baik, bukan untuk diperlakukan dengan tidak baik, ataupun di bentak-bentak.
Mungkin banyak orang tua yang langsung membentak anaknya saat anak sedang rewel dan susah diatur.

Padahal, itu sangat tidak baik untuk dilakukan oleh orangtua kepada anak. Membentak anak ternyata bisa berakibat buruk bagi sang anak.

Jika tidak percaya kamu bisa membaca kisah yang dibagikan di media sosial Facebook ini. Seorang pengguna Facebook bernama Abdullah Halim membagikan kisah soal anak kecil yang masuk ke rumah sakit gara-gara dibentak oleh ibunya.

Kisah ini dibagikan ke dalam sebuah grup Facebook Ujungpangkah Community. Mari kita simak kisahnya dibawah ini, seperti dilansir Tribunnews.com.

*Jangan Pernah Bentak Anak kita*

“Selama beberapa hari seperti orang linglung, dimulai jumat sore Auby saya paksa mandi karna sudah sore & rencana mau ke JNE kirim paket, di kamar mandi dia bilang “Gamau mandi, mau nenen aja mih”

tapi terus saja saya paksa mandi sambil saya bentak “DIAM!!”.

Setelah bentakan pertama itu dia cuma bilang “Dede sayang mamih” sambil mengelus-elus pipi saya, saya abaikan gitu aja, gada respon yg menunjukan perhatian/penghargaan atas apa yg sudah auby lakukan.

Setelah beres mandi & saya ajak ke kamar, di kamar pun auby masih bilang “mau nenen aja mih” sambil nangis-nangis, kembali saya bentak “LEBAY!!” Sehabis itu dia diam & tidak menangis.

Dibawa ayahnya ke ruang tamu sambil nonton tv, tiba-tiba auby menunduk, ketika dibangunkan tubuhnya udah dingin, kaku & matanya melotot, dgn panik & tangis yg pecah saya peluk auby, saya bawa auby yg belum pake apapun ke RS.

Sepanjang jalan saya merasa menyesal, merasa takut, merasa bersalah, rasanya sakit melihat auby seperti itu, sepanjang jalan saya hanya bisa istigfar, minta maaf ke auby “Bangun De.. Dede mau nenen yaa gamau mandi?”

itu kata-kata yg terus saya ulang, semua bayangan tingkah laku auby bagai roll film yg diputar ulang, bagai alarm untuk saya, bagai peringatan bagi saya, bagaimana bisa saya sebagai ibunya memperlakukan auby begitu.

Auby anak yg baik, penurut, tdk menyusahkan ibu bapaknya, bagaimana bisa saya perlakukan seperti kemarin??

Anak sebaik auby yg sampai di IGD dibiarkan menangis untuk memulihkan kesadarannya, pasang oksigen & cek darah, hanya bilang “sakit mih, udaaah.. Tolooong” saat dipasang infus hanya bilang “sakit mih..” yg bangun pagi cuma bilang “ini apa mih? Dede mau jalan-jalan aja”

Ya Allah.. Teganya saya membentak & melihatnya penuh kebencian jumat sore itu..

Alhamdulillah.. Auby sudah pulih & sehat lagi, tdk ada gangguan medis apapun, hasil EEG nya pun bagus.

petugas Lab nya hanya berpesan “JANGAN BENTAK ANAK ANDA” sekesal apapun, pelajaran buat saya, 2 bentakan & tatapan kebencian dapat mencederai otak auby, dapat melukai hatinya, dapat menghancurkan perasaanya.

Saya janji pada diri sendiri tdk akan ada bentakan ke 3/4 kalinya lagi, cukup sekali auby merasa hancur.

Auby hanya titipan, ketika saya perlakukan dia dgn tidak baik, sang empunya-Nya bisa mengambilnya kapan saja, Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan menjaga & merawat Auby, Alhamdulillah..

Terimakasih untuk semua doanya buat auby ku,”.

Ada banyak pelajaran yang kita bisa ambil dari kisah di atas. Salah satunya dalam memperlakukan anak. Orangtua harus tahu ini agar tidak menyesal di kemudian hari.

Sumber:http://palingseru.com/101547/duh-bocah-ini-masuk-rumah-sakit-dengan-kondisi-yang-memprihatinkan-gara-gara-dibentak-orang-tuanya-kisahnya-jadi-viral-di-medsos

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...