9 Penemuan Ilmiah Keren yang Belum Banyak Diketahui Ini Dijamin Bikin Takjub

By On Saturday, March 25th, 2017 Categories : Sains

Penemuan-penemuan ilmiah ini cukup bikin kita geleng-geleng kepala. Saking kerennya, kita jadi pengin ngobrolin hal ini sama teman-teman. Mulai dari penemuan planet ke-9 di tata surya, adanya satelit ke-dua yang mengelilingi Bumi, sampai penemuan obat kanker dan stroke yang bikin takjub, penemuan ilmiah di tahun 2016 ini wajib banget kita ketahui. Simak selengkapnya di artikel 9 Penemuan Ilmiah Keren yang Belum Banyak Diketahui Ini Dijamin Bikin Takjub.

Venus

Selama ini kita cukup yakin Mars merupakan planet yang bisa dihuni mahluk hidup di samping Bumi. Menurut penemuan baru dari NASA, sekitar milyaran tahun lalu Venus memiliki perairan dan suhu daratan yang lebih dingin. Ada kemungkinan, di masa lalu Venus merupakan planet yang sangat berbeda dan layak huni.

Bumi punya Bulan kedua

Menurut NASA, Bumi bukan lagi planet yang hanya memiliki satu satelit. Sebuah asteroid kecil yang diberi nama HO3 terperangkap di orbit Bumi. Pihak NASA menganggap asteroid ini sebagai satelit-quasi dari Bumi. Mereka juga mengungkapkan, satelit ini telah ikut mengitari Bumi selama seratus tahun lamanya dan masih akan terus begini sampai ratusan tahun ke depan.

Cavefish bisa berjalan seperti reptil

Evolusi binatang masih terus terjadi sampai saat ini, salah satunya yang terjadi sama cavefish ini. Spesies ikan yang ditemukan di Thailand ini sama sekali enggak bisa melihat. Tapi, hewan ini bisa berjalan di dinding gua dan melawan arus air.

Ada lebih dari sepuluh galaksi di alam semesta

Untuk mengetahui seberapa banyak galaksi yang ada di alam semesta, para peneliti masih terbatasi oleh teknologi. Tapi, sekarang sudah ada model matematis dan analisis yang memungkinkan kita mengetahui ada berapa banyak galaksi di alam semesta. Selain itu, sudah ada teleskop Hubble yang membuat peneliti bisa melihat semesta dan mengetahui sejarah di baliknya.

Vertebrata berumur paling panjang di Bumi

Peneliti dari University of Copenhagen menemukan fakta terbaru soal hewan vertebrata berumur paling panjang di Bumi. Hewan ini merupakan hiu Greenland yang bisa hidup lebih dari 400 tahun lamanya. Para peneliti juga sedang berusaha mengungkap rahasia umur panjang dari hiu ini.

Emisi karbon bisa diubah menjadi batu

Emisi karbon turut berpengaruh buat perubahan iklim yang bisa mengakibatkan bencana besar di Bumi. Para peneliti dari University of Southampton akhirnya berhasil menemukan teknologi yang namanya Carbon Capture and Storage (CCS) sebagai solusi. Melalui teknologi ini, mereka bisa mengubah emisi karbon menjadi batu. Untuk mengubah emisi karbon ini, butuh waktu dua tahun sampai akhirnya emisi karbon mengkristal menjadi batuan solid di Islandia.

Planet ke-9 di sistem tata surya

Lebih dari satu dekade, para astronom meneliti soal kemungkinan adanya planet tersembunyi di sistem tata surya kita. Tahun ini, astronom Konstantin Batygin dan Mike Brown berhasil mengumpulkan bukti tentang keberadaan planet ini. Lebih besar dari Neptunus dan memiliki suhu super dingin, planet ini mengorbit pada matahari dengan jarak dari 100 sampai 1000 unit astronomi. Karena belum bisa dibuktikan sepenuhnya, para peneliti masih melanjutkan penelitian mengenai planet ini.

Rekayasa genetik buat menyembuhkan kanker

CRISPR merupakan teknologi untuk mengubah gen yang diprediksi bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Tahun lalu, para ilmuwan dari China menerapkan teknologi ini kepada pasien kanker hati. Sejauh ini, hasil yang ditunjukkan cukup memuaskan. Namun, para peneliti masih mencari tahu lebih lanjut hasil akhirnya.

Sel punca bisa menyembuhkan stroke kronis

Sel punca adalah sel induk yang berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak. Di Indonesia, ada dua lembaga yang sudah bisa mengolah sel ini. Tahun 2016 lalu, para peneliti berhasil menggunakan sel punca untuk mengobati pasien stroke kronis. Pasien ini awalnya enggak bisa berjalan sama sekali. Namun, setelah pengobatan pasien ini bisa berjalan kembali dan enggak ada efek samping negatif lainnya setelah pengobatan ini.