8 Mitos yang Salah Tentang Hipertensi

By On Wednesday, March 22nd, 2017 Categories : Artikel

Tak salah untuk selalu mencari informasi yang dapat membantu Anda mengatasi hipertensi. Tapi hati-hati, jangan sampai terjebak info dan mitos yang salah, yang malah dapat membuat kondisi Anda makin buruk.

Mitos 1: Tekanan darah tinggi menurun di dalam keluarga saya. Tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya pasti akan mendapatkannya juga.

Tekanan darah tinggi dapat menurun dalam keluarga. Jika orangtua atau kerabat sedarah telah memiliki tekanan darah tinggi, Anda lebih mungkin untuk mengalaminya juga. Namun, pilihan gaya hidup telah memungkinkan banyak orang dengan riwayat keluarga tekanan darah tinggi untuk menghindari kondisi ini. Perubahan gaya hidup yang dapat mencegah mitos ini termasuk:

  • Makan makanan untuk jantung sehat, termasuk membatasi garam sampai kurang dari 1500 mg per hari
  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Mengelola stres
  • Hindari asap rokok
  • Mematuhi resep obat
  • Jika Anda minum alkohol, batasi jumlahnya

Mitos 2: Saya tidak menyimpan garam di meja makan, jadi saya bisa mengontrol asupan garam dan tekanan darah saya tidak akan memburuk.

Pada beberapa orang, garam dapat meningkatkan tekanan darah. Namun, mengendalikan garam berarti lebih dari sekadar mengurangi jumlah asupan garam. Hal ini juga berarti memeriksa label makanan, karena hingga 75 persen dari garam yang kita konsumsi tersembunyi dalam makanan olahan seperti saus tomat, sup, bumbu, makanan kaleng, dan bumbu campuran. Ketika membeli makanan siap saji dan dikemas, bacalah labelnya. Perhatikan kata-kata “soda”, “sodium, “natrium”, dan simbol “Na” pada label; kata-kata ini menunjukkan bahwa adanya senyawa sodium atau garam dalam makanan tersebut.

Mitos 3: Saya menggunakan garam garam laut ketika saya memasak, bukan garam biasa. Garam laut adalah  alternatif garam yang rendah sodium.

Kimia garam laut adalah sama seperti garam meja, yaitu 40 persen kandungan sodium, dan berjumlah sama terhadap total konsumsi sodium. Garam meja adalah kombinasi dari dua mineral natrium (Na) dan klorida (Cl).

Mitos 4: Saya merasa sehat dan tubuh saya baik-baik saja. Jadi saya tidak perlu khawatir tentang tekanan darah tinggi.

Lebih dari 25% penduduk Indonesia memiliki hipertensi dan banyak dari mereka yang tidak tahu atau tidak menunjukkan gejala. Tekanan darah tinggi adalah kondisi yang serius. Jika tidak dikontrol, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah. Tekanan darah tinggi juga merupakan penyebab nomor satu dari stroke.

Mitos 5: Orang dengan tekanan darah tinggi mengalami rasa gugup, berkeringat, sulit tidur, dan wajah mereka menjadi memerah. Saya tidak memiliki gejala-gejala tersebut sehingga saya tidak memiliki tekanan darah tinggi.

Banyak orang memiliki tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya. Tekanan darah tinggi sering disebut “silent killer” karena tidak memiliki gejala, sehingga Anda mungkin tidak menyadari bahwa itu merusak arteri, jantung, dan organ lainnya. Jangan membuat kesalahan dengan menganggap gejala dapat mengingatkan Anda untuk masalah tekanan darah tinggi. Semua orang perlu tahu atau memeriksa tekanan darahnya. Diagnosis hanya bisa dilakukan oleh seorang ahli kesehatan.

Mitos 6: Saya membaca bahwa wine baik untuk jantung, jadi saya bisa minum sebanyak yang saya inginkan.

Jika Anda minum alkohol, termasuk anggur alias wine, kurangilah kebiasaan ini. Penggunaan alkohol secara teratur dan berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah secara dramatis. Hal ini juga dapat menyebabkan gagal jantung, menyebabkan stroke dan menghasilkan detak jantung yang tidak teratur. Terlalu banyak alkohol dapat berkontribusi untuk kadar trigliserida tinggi, kanker, obesitas, alkoholisme, bunuh diri, dan kecelakaan. Alkohol juga bisa sangat adiktif. Jika Anda minum, batasi konsumsi tidak lebih dari dua minuman per hari untuk pria dan satu minuman per hari untuk wanita. Umumnya, satu minuman setara dengan 12 ons bir, empat ons anggur, 1,5 ons liquor 80-proof, atau satu ons liquor keras (100-proof).

Mitos 7: Saya memiliki tekanan darah tinggi dan dokter saya sudah memeriksa saya jadi saya tidak perlu memeriksa lagi di rumah.

Karena tekanan darah dapat berfluktuasi,  pemantauan dan pencatatan pembacaan tekanan darah di rumah dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi ahli kesehatan Anda untuk menentukan apakah Anda benar-benar memiliki tekanan darah tinggi, dan apakah pengobatan Anda berhasil.  Penting untuk mengukur tekanan darah pada waktu yang sama setiap hari, seperti pagi dan sore hari, atau seperti rekomendasi ahli kesehatan Anda.

Mitos 8: Saya didiagnosis dengan tekanan darah tinggi dan saya telah mempertahankan tekanan darah menjadi lebih rendah, sehingga saya bisa berhenti minum obat saya.

Tekanan darah tinggi bisa menjadi penyakit seumur hidup. Ikuti rekomendasi dari ahli kesehatan Anda dengan hati-hati, bahkan jika itu mengharuskan Anda minum obat setiap hari selama sisa hidup Anda. Dengan bekerja sama dengan tim kesehatan Anda, Anda  dapat berhasil mencapai tujuan pengobatan Anda dan menikmati manfaat dari kesehatan yang lebih baik.