6 penyebab mata Berlemak

By On Thursday, March 16th, 2017 Categories : Artikel

Image result for gambar mata berlemak

Ketika mendengar tentang mata berlemak, banyak orang mengira bahwa ini adalah keadaan di mana area sekitar mata atau bagian kantung matalah yang mengandung lemak Mata berlemak dalam ilmu kedokteran bisa dipicu oleh sejumlah faktor dan untuk bisa mengatasinya, tentu penting untuk mengidentifikasi penyebab mata berlemak lebih dulu. Baru setelah mengetahui penyebabnya, metode pengobatan atau penanganan dapat dilakukan berdasarkan pada penyebab tersebut. Di bawah ini adalah serangkaian kemungkinan penyebab yang bisa disimak.

  1. Pterygium

Penyebab mata berlemak bisa jadi adalah pterygium yang merupakan kondisi gangguan kesehatan mata di mana tandanya adalah adanya pertumbuhan selaput yang menutupi bagian putih bola mata. Keadaan seperti ini dapat terjadi di salah satu saja atau kedua-duanya dan sebenarnya tidak ada risiko kanker yang perlu dikhawatirkan.

Hanya saja, ketika keadaan ini terus dibiarkan maka nantinya akan terus tumbuh dan bisa terjadi penyebaran hingga menyerang kornea mata. Otomatis saat kornea mata sudah terkena dampaknya, penglihatan pun menjadi terganggu. Gejala pterygium ini adalah mata yang perih, gatal dan memerah. Tapi juga disertai dengan mata yang terasa seperti mengganggal serta kaburnya pandangan.

Pemicu dari pterygium yang bisa menyebabkan mata berlemak ini belumlah pasti diketahui, namun memang kondisi ini jauh lebih sering terjadi pada orang-orang dengan aktivitas segudang di luar ruangan. Ketiga gejala mulai muncul, maka jangan ragu untuk segera memeriksakannya agar tidak terlambat dan malah menjadi bertambah serius dan sulit ditangani.

  1. Pinguecula

Satu lagi kemungkinan penyebab mata berlemak dengan sifat non-kanker di mana ini merupakan tumbuhnya selaput lendir yang kemudian menjadi pelapis bola mata. Tak hanya di bola mata saja, lapisan ini pun terbentuk di kelopak mata bawah atau konjungtiva. Untuk gejalanya, mata berlemak bakal menimbulkan bintik kekuningan (ini biasanya pada pinguecula kecil).

Bintik kuning tersebut akan tampak pada konjungtiva yang lokasinya ada di dekat kornea mata. Pemicu dari faktor penyebab mata berlemak ini belum diketahui pasti sama seperti pterygium, hanya saja diduga memang iritasi pada mata adalah faktor yang membuat kondisi ini makin berkembang secara mudah.

Ketika Anda bercermin dan menyadari adanya warna putih atau kekuningan pada mata, entah itu sebelah kanan atau kiri bola hitam mata, ini yang dinamakan penimbunan lemak. Jadi letaknya bukanlah berada di luar mata, melainkan justru ada di dalam. Tak hanya kekuningan, warna kemerahan juga bisa dipicu oleh pinguecula ini.

  1. Iritasi Kronis

Penyebab dari mata berlemak bukan karena Anda terlalu banyak makan makanan yang mengandung lemak jenuh atau selalu menikmati makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Mata berlemak bisa jadi adalah akibat dari iritasi kronis yang disebabkan oleh paparan sinar matahari atau UV dan juga angin maupun polusi. Hal ini cukup wajar apabila Anda kerap keluar rumah.

Mungkin Anda bekerja di luar ruangan atau sering bepergian sehingga paparan-paparan tersebut tak dapat terhindarkan. Iritasi mungkin sangat biasa terjadi, tapi rupanya ketika Anda tak berhati-hati dan mewaspadainya, ini justru malah membawa kondisi lebih serius pada mata. Iritasi sekecil apapun perlu untuk diatasi segera supaya tak menjadi lebih parah.

Bahaya sinar matahari di siang hari sangatlah besar, jadi selain kulit yang bisa menjadi kusam dan gelap sebagai akibatnya, mata pun dapat terkena iritasi yang berujung pada mata berlemak. Ingat bahwa radiasinya bukanlah hal sepele karena bisa memicu kerusakan mata hingga kulit.

Diketahui pula bahwa rusaknya mata bisa menjadi sebab utama dari adanya mutasi gen atau yang disebut dengan istilah p53 tumor suppressor gene yang akibatnya adalaha perkembangan jaringan tak normal pada organ mata. Itulah sebabnya perlindungan terhadap mata sungguh sangat dibutuhkan agar tidak iritasi apalagi merambah hingga menjadi penyakit lain yang kronis.

  1. Iklim Hangat

Faktor satu ini menjadi salah satu yang jelas memengaruhi kesehatan mata, khususnya menjadi faktor timbulnya mata berlemak. Tak diragukan lagi, orang-orang yang tinggal di daerah beriklim hangat dan banyak menghabiskan waktu di luar akan sering terkena paparan angin dan matahari. Jadi bagi kita yang tinggal di daerah tropis dan beriklim hangat, sebaiknya memang harus pintar-pintar menjaga kesehatan mata.

  1. Faktor Usia

Mata berlemak dapat terjadi karena faktor usia seseorang di mana biasanya orang-orang dengan usia antara 20-50 tahunlah yang paling rentan. Karena pada usia tersebut termasuk usia produktif, maka banyak aktivitas yang kiranya mendukung terjadinya mata berlemak. Aktivitas di luar rumah adalah contoh yang paling umum.

  1. Faktor Jenis Kelamin

Memang jenis kelamin bukanlah penyebab langsung dari terjadinya mata berlemak, tapi kita tahu bahwa kondisi kesehatan tertentu pasti ada faktor risiko. Faktor risiko merupakan faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami gangguan kesehatan. Pada kasus mata berlemak, hal ini justru lebih kerap dialami oleh laki-laki daripada perempuan.

Pengobatan Mata Berlemak

Kondisi di mana mata berlemak sebenarnya sudah cukup banyak terjadi dan untuk mengobatinya, akan sulit bila tanpa operasi. Untuk itulah, tindakan operasi adalah yang paling dianjurkan bagi penderita mata berlemak, apapun yang menjadi penyebabnya, terutama kalau sudah pada tahap kornea tertutup oleh lemak.

Operasi adalah jalan atau solusi yang baik karena memang sangat bagus dalam membuat lemak yang ada pada kornea mata bisa dihilangkan. Lemak tersebut bila dibiarkan maka hanya akan mengganggu penglihatan. Hal ini juga akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya karena akan begitu terasa mengganjal ketika berkedip.

Operasi memang adalah proses pengangkatan lemak dengan membuat luka pada mata, namun jangan telanjur ngeri dulu. Luka operasi pada mata bisa ditutupi dengan penempelan plester konjungtiva dan ini pun nantinya dokter ambil dari mata pasien. Cara ini adalah yang dikenal ampuh agar lemak tak mampu bertumbuh lagi pada mata.

Dokter tentunya tak akan pernah memaksa pasiennya untuk melakukan operasi, semua kembali kepada keputusan si pasien. Biasanya dokter hanya menganjurkan karena kalau tak dioperasi, lemak pada mata justru akan membuat penglihatan semakin menurun seiring berjalannya waktu. Bahkan obat-obatan biasa tak akan cukup dan kurang efektif untuk mengobatinya karena lemak tak akan hilang begitu saja.

Jika Anda mengira bahwa lemak di mata bisa diatasi cukup dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, ini adalah kesalahan besar. Operasi merupakan pengobatan yang efektif dan setelah operasi pun, pasien masih harus mengonsumsi obat yang diresepkan dokter agar komplikasi bisa berkurang. Pasca operasi, pasien juga masih harus menemui dokter supaya dokter bisa memantau keadaan mata dan ini perlu dilakukan setidaknya setahun penuh.

Pencegahan Mata Berlemak

Untuk bisa mencegah mata berlemak, Anda perlu mengetahui langkah-langkah tepat apa saja yang perlu dilakukan. Di bawah ini merupakan serangkaian cara umum dan mudah untuk Anda ikuti agar mata tercegah dari lemak:

  • Mengenakan kacamata hitam saat harus bepergian di siang hari atau melakukan aktivitas di luar ruangan pada waktu sedang terik-teriknya.
  • Memakai air mata buatan adalah ide yang baik supaya mata Anda bisa terjaga kelembabannya sehingga tak akan mudah terkena iritasi.
  • Memakai topi saat berada di luar ruangan, khususnya sewaktu siang hari adalah hal yang sangat membantu.
  • Jauhi makeup atau produk kosmetik khusus mata yang sudah lebih dari 3 bulan karena iritasi mata bisa saja datang dari kosmetik.
  • Tidur yang cukup adalah cara supaya mata tetap terjaga kesehatannya dan senantiasa merasa rileks.
  • Banyak minum air putih tak hanya menghindarkan Anda dari bahaya dehidrasi, tapi juga akan membantu supaya mata selalu lembab dan jauh dari kekeringan yang memicu iritasi serta mata berlemak.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai kemungkinan penyebab mata berlemak, sekaligus juga cara mengobati dan mencegah kondisi tersebut. Pengecekan kesehatan mata secara rutin juga amat dianjurkan agar jika ada masalah bisa segera teratasi sebelum menjadi lebih serius dan susah ditangani.