6 Bahaya kesehatan yang terjadi karena pemakaian deodoran

By On Monday, January 30th, 2017 Categories : Artikel

Deodoran menjadi salah satu produk kecantikan yang wajib untuk digunakan setiap hari. Terutama jika kamu memiliki masalah yang berhubungan dengan bau badan.

Begitu kamu mengoleskan deodoran di ketiak, maka tingkat percaya dirimu akan meningkat karena kamu tidak lagi berbau ketiak yang bercampur dengan bakteri.

Meskipun menguntungkan, namun tahukah kamu jika pemakaian deodoran bisa membahayakan kesehatan lho. Apa saja? Berikut adalah daftarnya.

  • Penggunaan deodoran dengan kadar aluminium yang tinggi mampu menyebabkan penyakit Alzheimer dan demensia. Hal ini tentu saja berdampak buruk pada kemampuan otak untuk berpikir atau memecahkan masalah.
  • Zat berbahaya yang hadir di dalam deodoran seperti paraben maupun phthalates bisa menyebabkan bayi lahir cacat karena bahan kimia tersebut menyebabkan sel tubuh mutasi. Itulah sebabnya wanita hamil disarankan untuk tidak memakai deodoran.
  • Senyawa yang ditemukan di dalam deodoran ternyata bisa menyebabkan pubertas dini pada anak-anak. Senyawa ini akan menyebabkan mutasi sel dan mempengaruhi keseimbangan hormonal.
  • Kanker payudara merupakan gangguan kesehatan yang paling membahayakan dari penggunaan deodoran. Sebab deodoran akan meningkatkan kadar hormon estrogen yang meningkatkan pengembangan jaringan payudara yang berpotensi menjadi kanker.
  • Alkohol di dalam deodoran bisa menjadi penyebab alergi kulit dan kulit kering. Gatal maupun ruam juga bisa terjadi karena penggunaan deodoran. Sementara kandungan triclosan di dalam deodoran ternyata membuat ketiak menjadi lebih gelap.
  • Tahukah kamu bahwa penggunaan deodoran ternyata bisa menjadi penyebab sakit kepala? Hal ini terjadi karena zat berbahaya di dalam deodoran yang menumpul bisa memperburuk sinus dan menyebabkan sakit kepala yang parah. Deodoran juga bisa mengganggu sistem pernapasan karena aromanya yang kuat.

Itulah beberapa bahaya kesehatan yang terjadi karena penggunaan deodoran. Nah, agar kamu terhindar dari bahaya di atas, gunakan deodoran dengan bahan alami tanpa mengandung aluminium, paraben, pthalates, maupun alkohol.