5 Makanan Penyebab Bau Tubuh Tidak Sedap

By On Monday, January 30th, 2017 Categories : Food

Pada beberapa kesempatan seperti saat akan menemui pujaan hati, pertemuan kerja, atau berkumpul dengan kerabat kita mungkin bisa jadi lebih berhati-hati terhadap bau tubuh kita. Karena tidak ingin memberikan kesan jelek berbagai usaha pun dilakukan untuk menutupi bau.

Dari mana asal datangnya bau tubuh sebetulnya sebagian besar karena aktivitas bakteri. Namun kadang ada juga beberapa sumber makanan yang bisa ikut berkontribusi memicu bau badan.

Apa saja itu? Dikutip dari berbagai sumber berikut beberapa contohnya:

1. Jengkol

Siapa yang tidak kenal jengkol? Di Indonesia jengkol terkenal sebagai pangan yang memiliki rasa dan aroma unik sehingga disukai banyak orang. Hanya saja aroma jengkol ini dapat bertahan cukup lama memengaruhi bau napas dan urine dari pemakannya.

Ahli gizi Leona Victoria Djajadi menjelaskan mengapa jengkol bisa memicu bau karena ada djenkolic acid atau asam jengkolat yang mengandung sulfur. Bila dimakan berlebih asam jengkol dapat menyebabkan kencing darah, pusing, dan muntah.

2. Asparagus

Sehabis makan asparagus seseorang bisa mencium bahwa aroma urinenya akan berubah. Hal ini terjadi karena asparagus memiliki zat sulfur bernama mercaptan.

Studi pada tahun 2010 di jurnal Chemical Senses menyebut kadang ada orang yang tubuhnya tidak memiliki enzim pencerna yang memadai untuk zat penimbul bau di asparagus. Oleh karena tidak dicerna maka orang tersebut urinenya bisa tidak berbau.

3. Daging merah

Studi dalam jurnal Chemical Senses pada tahun 2006 menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi banyak daging merah akan memiliki aroma tubuh lebih tajam dibandingkan mereka yang vegetarian. Alasannya disebut peneliti kemungkinan berhubungan dengan durasi pencernaan.

Ketika seseorang mengonsumsi banyak daging merah maka sistem pencernaan akan lebih membutuhkan waktu dan ini memberi kesempatan bagi bakteri di perut membusukkan makanan. Hasilnya orang tersebut bisa saja alami napas bau, berkeringat, dan rasa tidak nyaman di perut.

4. Jintan putih

Jintan putih biasanya digunakan sebagai bumbu masakan seperti opor, gulai, atau kari. Aromanya yang khas disebut bisa membuat masakan menjadi lebih sedap namun demikian bisa juga memperparah kondisi bau tubuh.

Aroma jintan putih dapat menetap di pori-pori kulit lewat keringat dan bercampur dengan aroma alami tubuh hingga berhari-hari. Berkeley Wellness dari University of California bahkan mengatakan bahwa bila ibu hamil rutin mengonsumsi jintah putih bayinya kelak akan lahir tercampur dengan aroma tersebut.

5. Kopi

Kopi mungkin tidak pernah terpikirkan sebagai pangan yang dapat berkontribusi terhadap bau badan. Namun kenyataannya menurut perawat Justyna Trzesniowski kopi justru dapat memperburuk keadaan karena sifatnya yang diuretik (mendorong produksi air seni).

Ketika seseorang sering kencing dan tidak segera mengganti cairan tubuhnya maka mulut bisa jadi terasa kering dan akhirnya muncul bau mulut. “Kering di mulut ini secara khusus mendorong pertumbuhan bakteri,” kata Justyna seperti dikutip dari ABC Australia.

Semoga informasi diatas bisa bermanfaat buat kalian ya gaes ,

29937084, 29937085, 29937086, 29937087, 29937088, 29937089, 29937090, 29937091, 29937092, 29937093, 29937094, 29937095, 29937096, 29937097, 29937098, 29937099, 29937100, 29937101, 29937102, 29937103, 29937104, 29937105, 29937106, 29937107, 29937108, 29937109, 29937110, 29937111, 29937112, 29937113, 29937114, 29937115, 29937116, 29937117, 29937118, 29937119, 29937120, 29937121, 29937122, 29937123