5 Bagian Smartphone Ini Ternyata Mudah Rusak!

By On Sunday, August 7th, 2016 Categories : Technology
Advertisement

1. Layar Smartphone

Layar smartphone memang menjadi bagian yang paling sering dipegang. Layar adalah bagian vital smartphone karena materialnya terbuat dari kaca tipis yang tentu saja mudah pecah. Bayangkan jika kaca layar tebal, meskipun kuat namun fungsinya akan terhambat. LCD smartphone merupakan bagian luar smartphone yang ukurannya luas dan mudah terkena goresan, tekanan, dan gangguan lainnya. Setiap kerusakan yang pada layar smartphone bisa digolongkan menjadi kerusakan besar karena fungsi touchscreen smartphone juga akan rusak sebagian.

Solusinya adalah menggunakan flip cover, karena selain bisa melindung bagian belakang maupun samping smartphone, flip cover memiliki tutup yang bisa melindungi layar saat terkena benda tumpul/lancip, goresan, dan kotoran. Selain itu flip cover bisa menghambat getaran saat smartphone jatuh sehingga layar bagian pojok tidak akan pecah. Solusi yang kedua yaitu memasang tempered glass pada smartphone.

Kebanyakan orang mengantongi smartphonenya di kantong bagian belakang. Hal ini merupakan kesalahan besar karena bisa membuat layar smartphone rusak saat tertindih bobot tubuh dalam posisi duduk, dan bukan tidak mungkin layar smartphone bisa pecah. Oleh karena itu, letakkan smartphone kamu di tas atau saku baju. Jangan juga mengantongi smartphone di kantong celana bagian depan, karena hal tersebut dapat melemahkan sperma bagi pria.

2. Tepian Smartphone

Tepian smartphone merupakan bagian terluar yang mudah sekali tergores, tertimpa, tertekan, dan sebagainya. Tepian smartphone merupakan bagian yang sangat berharga untuk smartphone yang tepiannya terbuat dari metal/besi. Ini merupakan salah satu penyakit smartphone besutan Samsung. Bezel pada smartphone Samsung memang mudah terkelupas sehingga pasti mengurangi nilai jual smartphone tersebut.

Cara mengatasinya mudah, kamu hanya perlu menggunakan casing, misalnya ring bumper case, case kekinian yang bisa dibilang imut atau flip cover yang memiliki penutup layar. Cara terbaik menghindari kerusakan dan goresan bagian tepian smartphone cuma satu, kamu harus ekstra hati-hati dalam menggunakan smartphone milikmu.

3. Colokan Charger

Colokan charger merupakan bagian yang sangat penting pada smartphone. Jika colokan charger pada smartphone rusak, kamu harus melepas baterai untuk mengisinya dengan charger desktop. Kalau smartphone kamu tipe unibody gimana? Susah dong! Colokan charger atau port charger di smartphone merupakan bagian yang sangat aktif karena sering digunakan dalam keseharian. Port charger juga sangat mudah kotor, dengan demikian port charger akan rawan dengan kerusakan. Bisa karena terlalu sering digunakan ataupun tersumbat kotoran.

Banyak orang yang mengalami masalah pada port charger-nya. mulai dari port charger karatan, tidak bisa untuk charge, dan sebagainya. Cara paling efektif merawat port charger pada smartphone adalah dengan menggunakan charger yang original karena jika tidak ori kemungkinan besar port charger akan mudah rusak; selain itu, menggunakan charger yang tidak original dapat merusak baterai smartphone juga. Perhatikan juga saat pengisian, charger jangan terlalu dipaksakan untuk masuk ke port charger karena dapat mengubah susunan besi dalam port charger.

4. Tombol Home

Kalau ini biasanya jadi masalah para pengguna iPhone dan Samsung. Hati-hati saat menggunakan tombol Home fisik ini karena sebenarnya tombol Home ini mudah rusak loh. Tombol Home memang memiliki banyak manfaat, jadi tentu saja sering digunakan. Efek dari rusaknya tombol Home ini bermacam macam, mulai dari hilangnya fungsi tombol, tombol tersebut bisa copot, dan mengurangi daya jual smartphone.

Solusinya jangan terlalu sering menggunakan tombol Home agar tombol tersebut tidak mudah rusak, jadi gunakanlah tombol Home virtual. Kamu juga bisa usahakan membeli smartphone yang tombol Homenya berupa touchscreen.

5. Tombol Power dan Volume

Tombol power dan volume merupakan tombol smartphone yang biasanya terletak di samping ponsel. Pasti kamu sudah tau bahwa tombol tersebut mudah rusak kan? Tombol power dan tombol volume memang mudah rusak karena tombol tersebut sangat sering digunakan. Dan lagi, karena berbentuk fisik, tentu saja mudah rusak jika terus-menerus digunakan. Efeknya bermacam macam, mulai dari tidak berfungsinya tombol power dan tombol volume, sulitnya memencet tombol tersebut mungkin karena tombol tenggelam, tombolnya copot, bahkan sampai ponsel kamu tidak bisa menyala karena tidak ada tombol yang digunakan untuk menyalakan smartphone.

Tips meminimalisir tombol power dan tombol volume tidak mudah rusak adalah matikan smartphone dengan cara lain, tidak menggunakan tombol tapi dengan virtual. Hal ini berlaku juga untuk mengubah volume smartphone. Kamu juga bisa menggunakan case agar tombol power dan volume tidak kepencet-pencet saat berada dalam tas.

Sumber: https://jalantikus.com/gadgets/awas-inilah-bagian-smartphone-yang-paling-mudah-rusak/

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...