4 Hal Wajib Kamu TauKalu Mau Jadi TNI

By On Saturday, March 18th, 2017 Categories : Artikel
Gratis Samsung

4 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Untuk Berkarier Jadi Tentara

Ada yang bercita-cita jadi tentara? Penasaran dengan jalur pendidikan agar bisa jadi tentara? Yuk, simak informasinya!

Di Indonesia, militer berada di bawah lembaga Tentara Nasional Indonesia (TNI). Lembaga ini mewadahi tiga divisi, yaitu Angkatan Darat (TNI-AD), Angkatan Laut (TNI-AL) dan Angkatan Udara (TNI-AU).

Tentunya nggak mudah untuk bisa bergabung menjadi anggota TNI. Selain butuh fisik yang kuat, anggota TNI juga harus cerdas, berani, disiplin, dan tangkas!

Kalau kamu memang tertarik, berikut informasinya

1. Calon anggota TNI paling banyak gugur di tahap tes kesehatan

Dari seluruh tahap rekruitmen calon anggota TNI, ternyata tes kesehatan dianggap tahap terberat, berhubung banyak peserta yang gagal dalam tes ini.

Untuk lulus tes kesehatan, ternyata kamu nggak hanya harus sehat, namun juga memenuhi serangkaian syarat yang cukup ketat.

Tes kesehatan dibagi dalam dua bagian—tes kesehatan bagian luar tubuh dan tes kesehatan bagian dalam tubuh. Tes kesehatan luar tubuh mencakup tes tinggi badan, postur, mata, gigi, THT, anus, dan alat reproduksi. Sementara tes kesehatan luar tubuh mencakup rontgen, tes urin, dan tes darah.

Calon anggota TNI nggak hanya diperiksa kesehatan fisiknya, lho, tetapi juga kesehatan mentalnya. Maklum, profesi tentara termasuk profesi rentan stress dan berisiko tinggi, sehingga calon anggota tentara juga harus sehat secara psikologis.

Youthmanual

2. Rekruitmen dan pendidikan dalam TNI 

Rekrutmen dalam institusi TNI dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu rekruimen untuk Tamtama, Bintara, dan Akademi Militer (akmil). Tingkatan rekrutmen ini tergantung dari latar belakang pendidikan serta minat si calon anggota.

Misalnya, untuk menjadi calon Tamtama, kamu harus tamat SMP atau sederajat. Calon Tamtama kemudian akan mendapat pendidikan selama enam bulan di Sekolah Calon Tamtama (Secata). Setelah lulus, mereka akan mendapatkan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Sementara calon Bintara haruslah tamatan SMU. Calon bintara kemudian harus menempuh pendidikan di Sekolah Calon Bintara (Secaba) selama lima bulan. Begitu lulus, mereka akan mendapatkan pangkat Sersan Dua. Kalau mau lanjut ke pangkat yang lebih tinggi, perwira Bintara bisa mengikuti pendidikan di Sekolah Calon Perwira (Secapa), dan setelah lulus, mereka akan mendapat pangkat Letnan Dua (Letda)

Bagaimana dengan Akmil? Nah, untuk masuk Akmil, kamu juga harus minimal tamat SMU. Namun berbeda dengan Bintara, calon Akmil harus mengemban pendidikan selama empat tahun dulu. Lulusan Akmil akan berpangkat Letnan Dua (Letda).

Setelah mendapatkan pangkat awal, tentunya kamu bisa naik pangkat ke level yang lebih tinggi—terutama kalau kamu adalah perwira Bintara—dengan mengikuti pendidikan di sekolah calon perwira (Secapa). Setelah mengikuti pendidikan tersebut, kamu bisa langsung berpangkat letnat dua (Letda)

3. Gaji anggota TNI

Sayangnya, meski anggota tentara di Indonesia mengemban tugas yang cukup berat, gaji mereka termasuk kecil dan nggak sebanding dengan risiko yang mereka tanggung.

Informasi tentang gaji pokok ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 31 tahun 2015 tentang perubahan ke 11 atas, serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2001 tentang peraturan gaji anggota TNI. FYI, jumlah gaji yang diterima seorang tentara tergantung pangkat serta masa tugas masing-masing prajurit.

Per tahun 2015, kisaran gaji untuk golongan I Tamtama adalah antara 1,5 juta sampai 2,8 juta rupiah, kisaran gaji golongan II Bintara adalah antara 2 juta hingga 3,8 juta rupiah, sementara kisaran gaji golongan III Perwira pertama sekitar 2,6 juta hingga 4,6 juta rupiah.

Perwira menengah akan mengantongi gaji antara Rp2,8 juta hingga Rp4,9 juta sementara perwira tinggi mendapatkan gaji antara Rp3,1 juta hingga Rp5,6 juta.

Youthmanual

4. Mengenal prajurit karir

Gimana kalau kamu nggak menempuh pendidikan militer dasar seperti yang disebutkan di atas, dan memilih untuk berkuliah di perguruan tinggi biasa? Apakah kamu tetap punya kesempatan berkarier di TNI?

Punya, dong. Walaupun kamu nggak menempuh pendidikan militer dasar, kamu bisa mendaftar di Sekolah Perwira Prajurit Karier di Magelang, Jawa Tengah untuk menjadi prajurit karir. Biasanya yang mendaftar di sekolah ini adalah para Sarjana atau Diploma yang lulus tes masuk, dan menguasai sejumlah skill tertentu, seperti teknologi informasi, kedokteran, engineering, bahkan hukum.

Lama pendidikan di Sekolah Perwira PK adalah 7-8 bulan, dan setelah lulus, kamu akan mendapat pangkat Letnan Dua (Letda).

Sebelum mendaftar, pastikan kamu memenuhi persyaratan yang diminta, terutama syarat usia. Untuk lulusan D3, calon perwira karir nggak boleh berumur lebih dari 25 tahun. Sementara untuk lulusan S1, calon perwira karir nggak boleh berumur lebih dari 27 tahun.

Gimana? Berminat berkarier di TNI?

Hunted, Calling Me Home, The Amish Best Friend, The Book Thief, We Are Okay, Wait! I'm Not Trained for This! Confessions of a Stay-At-Home Mom, Jesus' Son, 1984, No Better Friend: One Man, One Dog, and Their Extraordinary Story of Courage and Survival in WWII, Marian's Big Book of Bible Stories, Ekklesia: Rediscovering God's Instrument for Global Transformation, Guy Walks into a Bar... (Jack Reacher, #12.5), Deer in Headlights (Good Gods #1), Crossing the Horizon, The First Man in Rome (Masters of Rome, #1), Race for the Flash Stone (The Anlon Cully Chronicles, #2), City of Heavenly Fire (The Mortal Instruments, #6), The Punk and the Professor, Just a Little Junk, Dissolution (Matthew Shardlake, #1)