4 Ciri ciri Ekosistem Air Tawar Beserta Penjelasannya

By On Saturday, April 9th, 2016 Categories : Sains
Advertisement

Ekosistem air tawar adalah pengelompokan hewan pada kehidupan bawah air yang didalamnya tidak mengandung banyak garam dan rantai kehidupan didalamnya sangat minim mendapatkan pencahayaan oleh sinar matahari serta cenderung dipengaruhi oleh kondisi alam.

Berikut adalah penjelasan mengenai ciri ciri ekosistem air tawar :

  1. Kondisi iklim atau cuaca sangat mempengaruhi kehidupan dan perkembangbiakan hewan semua penghuni yang ada didalam dan permukaan air. Ketersediaan bahan makanan dapat ditentukan oleh kondisi cuaca serta kelancaran aktifitas mata rantai makananpun didalam ekositem air tawar dipengaruhi oleh perubahan cuaca atau iklim.
  2. Kondisi suhu yang berubah ubah mampu mempengaruhi mata rantaai kehidupan didalam dan permukaan air. pada suhu yang sejuk semua organisme atau jenis jenis plankton seperti zooplanton akan naik kepermukaan untuk mengambil oksigen ataupun mencari makan sedangkan pada suhu yang tinggi dan panas, biasanya tak ada satu hewan air yang mau muncul karena merasa harus melindungi dirinya dari sengatan maatahari yang begitu kuat walaupun pada kenyataanya suhu disekitarnya tetaplah rendah.
  3.  Ketersediaan cahaya matahari sangat bermanfaat untuk proses fotosintesis tumbuhan yang hidup diekositem air tawar dan juga mempercepat perkembang biakan jamur dan bakteri agar dapat mengurai pembusukan tumbuhan dan hewan yang telah mati agar dapat menjadi asupan nutrisi bagi hewan lain, tetapi bagi wilayah ekosistem air tawar yang tidak terpapar sinar matahari yang cukup maka keadaan ekositem akan terasa lebih teduh tetapi lebih gelap.
  4. Kondisi air tawar hanya memiliki kadar garam 1 persen saja dan bahkan lebih rendah dari garam yang ada pada tubuh sel makhluk hidup. Kondisi inilah yang menyebabkan air tawar tidak berasa asin, selalu terlihat jernih dan mudah menyerap sinar matahari secara normal dan lancar jika memang letak sinar mataharinya langsung menerpa pada ekositem air tawar .

Penggolongan ekosistem air tawar yang saling berkesinambungan

  • Ekosistem air tawar yang berair tenang atau tidak mengalir, biasa ada dikolam taman, kolam yang ada dirumah, danau, pada sumur yang tak terpakai, pada bejana yang tak terpakai dan pada rawa rawa.
  • Ekosistem air tawar yang berair dan mengalir, bergerak dan cenderung berubah ubah dari deras sampai yang biasa saja. biasanya ada pada sungai, anak sungai, atau sekitar air terjun.
  • Ekosistem air tawar ada sekitar 20 persen dari keberadaan semua ekosistem air tawar diseluruh dibumi. ini menandakan ekosistem air tawar cukup luas dan banyak.

Ekosistem air tawar berdasarkan letaknya 

  • Wilayah litoral yaitu daerah dangkal yang ditembus oleh cahaya matahaari sampai kedasar air yang paling dalam.
  • Wilayah netik yaitu daerah yang terbuka dan luas yang jauh dari tepian sampai dasar air yang tetap mendapatkan pencahayaan matahari yang baik dan menetap.
  • Wilayah Profundal yaitu dasar air yang paling dalam yang tidak tertembus cahaya matahari yang didalamnya terdapat hewan hewan sangat kecil yang terdiri dari organisme fotosintetik dan ditinggali beberapa jenis hewan pemangsa dan jenis hewan hewan pengurai.
  • Wilayah bentik yaitu daerah yang luas seperti lautan tetapi memiliki air yanrelatif tenang , yaitu danau yang dasar airnya yang ikut tenang dan dihuni oleh ratusan jenis organisme.
  • Wilayah bentik atau danau dapat dikelompokkan berdasarkan banyaknya jumlah materi organisme yang hidup didalamnya dan kadar oksigen yang selalu tersedia sepanjang tahun.
  • Danau oligotropik. Danau oligotropik adalah dasar air yang paling dalam dan minim dengan makanan karena segala hewan kecil dan fitoplankton tidak dapat hidup dan berproduksi dengan baik. hal tersebut disebabkan adanya beberapa faktor diantaranya karena airnya yang terlalu bersih dan jernih dan memiliki banyak oksigen dipermukaan dan bagian dalam air.
  • Danau eutropik. Danau eutropik adalah danau yang dangkal dan banyak mempunyai persediaan mineral dan makanan karena semua fitoplanton yang hidup sangat banyaj dan semuanyan selalu berproduksi atau berkembang biak sehingga tidak perlu khawatir akan kekurangan makanan, tak heran jika kondisi airnya lebih keruh, gelap, berlumut tetapi ketersediaan oksigen cukup banyak didaerah yang profundal.

Perbedaan Makhluk Hidup yang Menetap pada Ekosistem Air tawar

Organisme autotrof yaitu sejenis organisme yang dapat mensintesis makanannya sendiri, berbagai macam Tumbuhan hijau juga tergolong sebagai organisme autotrof, perannya adalah sebagai produsen dalam ekosistem air tawar. Organisme heterotrof yaitu  sejenis organisme yang memanfaatkan dari bahan dasar organik sebagai santapannya dimana organisme lain menyediakan makanannya dengan  berlimpah. yang termasuk golongan dari heterotrof adalah hewan, aneka macam jamur, berbagai macam mikro orgaanisme serta pearn terbesar manusia.

Kelompok ekosistem air tawar

1.Kelompok tumbuhan ganggang( sebagai produsen) – Permukaan air tawar seringkali berubah warna karena ada tumbuhan ganggang ynag mempengaruhinya. biasaanya ada pada rawa rawa atau kolam yang dimiliki oleh pemerintah kota.

2.Kelompok zooplanton (sebagai konsumen) – Aapaapun jenis zooplanton adalah termasuk konsumen terbesar dalam ekosistem air tawar yang terdiri atas berbagai macam ikan dengan ukuran dan bentuk yang bervariasi. Trtapi tidakmenutup kemungkinan jika ada konsumen lain yang hidup menetap didalamnya dan mampu memiliki cara hewan beradaptasi dengan lingkungannya dan alam sekitar misalnya hewan yang tidak bertulang belakang dan jenis keong atau siput serta cacing.

3. Kelompok bakteri dan jamur (sebagai pengurai terbesar) – Sisa sisa dari tumbuhan atau hewan mati yang telah membusuk akan mengalami proses penguraian oleh bakteri dan jamur yang ada didalam dan permukaan air dimana penguraian tersebut menjadi zat anorganik agar pihak dari produsen dapat mengolah makanannya dengan normal.

4. Kelompok Lingkungan (sebagai abiotik alami) – Lingkungan yang ada disekitar ekosistem air tawar berupa Sinar matahari, kondisi udara atau iklim dan suhu serta keadaan air. semua itu sangat mempengaruhi kehidupan dan mata rantai makanan yang ada diekositem air tawar secara keseluruhan.

Pembagian kelompok lingkungan :

  •  Abiotik Sinar matahari – Kadar banyak atau tidaknya sinar matahari mernembus ekosistem air tawar sangat mempengaruhi proses fotosintesa disekitar ekosistem dan air dapat menyerap sinar matahari dengan baik yang akhirnya dapat membuat kondisi lumut , tumbuhan dan  berbagai microorganisme yang ada didasar air menjadi lebih aktif dan tumbuh subur. ini sangat baik untuk memperlancar proses mata rantai diekositem dan saling memguntungkan.
  • Abiotik udara atau iklim – Udara karena kondisi iklim yang selalu mengalami perubahan dapat mempengaruhi kondisi ekositem air tawar setiap waktu.
  • Abiotik suhu – Suhu tertentu dapat mempengaruhi energy seluruh penghuni ekosistem dari tumbuhan , hewan hingga bebatuan dan air secara sistematik. contohnya jika suhu udara dingin atau sejuk maka organisme yang ada didasar air akan timbul kepermukaan sedangkan tumbuhan yang ada disekitar permukaan air akan memgeluarakan oksigen . mata rantai kehidupan akan bwrjalan disesuaikan dengan suhu yang ada.
  • Abiotik air – Persediaan air yang mencukupi dapat memperlancar apapun kegiatan didalam ekosistem air tawar. Semuanya saling berkesinambungan dan saling menguntungkan termasuk aktifitas mata rantai makanan yang tidak akan terputus selama persediaan air melimpah .

Kesimpulan mengenai ekosistem air tawar 

Ekosistem air tawar dibumi ada sekitar 7000 lebih spesies yang berbeda dari jenis ikannya dan organisme lainnya. Selain ikan ada hewan lain yang dapat menetap dah hidup nyaman pada ekosistem air tawar misalnya kura kura, katak, buaya. atau kuda nil. Selokan, kubangan air yang terbentuk selama berbulan bulan, kolam buatan yang ahnaya berdaimeter 10 x 10 centimeter dan genangan air yang berukuraan lebih kecil dari danaupun dapat disebut sebagai ekosistem air tawar atau bahkan yang lebih besar dari danaupun misalnya  sungai nil yang terkenal unik dan terpanjang diduniapun juga termasuk golongan ekosistem air tawar.

Ekosistem air tawar terdiri dari rerumputan, lumut lumut yang melekata pada batu, akar akaran yang besar menjuntai keluar , dan pada  tumbuhan merambat yang biasaanya terdiri dari berbagai macam tumbuhan yang berusia tua atau tumbuhan yang langka. Ada beberapa jenis serangga yang menjadi sumber makanan bagi banyak hewan yang bergolongan amfibi, mamalia dan lain lain yang juga menetap dipermukaannya atau hanya sekedar singgah saja. Semua ekosistem air tawar memiliki perbedaan masing masing yang memiliki jenis hewan dan tumbuhan , perubahan iklim yang selalu berubah ubah, dan debit airnya juga ikut berbeda. Itulah sebabnya mengapa dibumi tak ada ekosistem air tawar yang memiliki tingkat kehidupan yang  sama.

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...