Cara Pembuatan Mie

(Cara Pembuatan Mie) – Setelah selesai menyiapkan beberapa bahan pembuatan mie instan, kini sudah waktunya untuk melakukan tahapan pembuatan mie terdiri dari tahap pencampuran, roll press (pembentukan lembaran), pembentukan mie, pengukusan, penggorengan, pendinginan serta pengemasan.

1. Mixing
Tahap pencampuran bertujuan agar hidrasi tepung dengan air berlangsung secara merata dan menarik serat-serat gluten. Untuk mendapatkan adonan yang baik harus diperhatikan jumlah penambahan air (28 – 38 %), waktu pengadukan (15-25 menit), dan suhu adonan (24-40 oC)

2. Pelempengan/pemipihan
Proses roll press (pembentukan lembaran) bertujuan untuk menghaluskan serat-serat gluten dan membuat lembaran adonan. Pasta yang dipress sebaiknya tidak bersuhu rendah yaitu kurang dari 25 oC, karena pada suhu tersebut menyebabkan lembaran pasta pecah-pecah dan kasar. Mutu lembaran pasta yang demikian akan menghasilkan mie yang mudah patah. Tebal akhir pasta sekitar 1,2 – 2 mm.

3. Pencetakkan
Di akhir proses pembentukan lembaran, lembar adonan yang tipis dipotong memenjang selebar 1 – 2 mm dengan rool pemotong mie, dan selanjutnya dipotong melintang pada panjang tertentu, sehingga dalam keadaan kering menghasilkan berat standar.

4.Pengukusan
Setelah pembentukan mie dilakukan proses pengukusan. Pada proses ini terjadi gelatinisasi pati dan koagulasi gluten sehingga dengan terjadinya dehidrasi air dari gluten akan menyebabkan timbulnya kekenyalan mie. Hal ini disebabkan oleh putusnya ikatan hidrogen, sehingga rantai ikatan kompleks pati dan gluten lebih rapat. Pada waktu sebelum dikukus, ikatan bersifat lunak dan fleksibel, tetapi setelah dikukus menjadi keras dan kuat.

5. Penggorengan
Pada proses selanjutnya, mie digoreng dengan minyak pada suhu 140 – 150 oC selama 60 sampai 120 detik. Tujuannya agar terjadi dehidrasi lebih sempurna sehingga kadar airnya menjadi 3 – 5 %. Suhu minyak yang tinggi menyebabkan air menguap dengan cepat dan menghasilkan pori-pori halus pada permukaan mie, sehingga waktu rehidrasi dipersingkat. Teknik tersebut biasa dipakai dalam pembuatan mie instan.

6. Pendinginan
Setelah digoreng, mie ditiriskan dengan cepat hingga suhu 40 oC dengan kipas angin yang kuat pada ban berjalan. Proses tersebut bertujuan agar minyak memadat dan menempel pada mie. Selain itu juga membuat tekstur mie menjadi keras. Pendinginan harus dilakukan sempurna, karena jika uap air berkondensasi akan menyebabkan tumbuhnya jamur. Pengeringan dapat juga dilakukan menggunakan oven bersuhu 60 oC sebagai pengganti proses penggorengan, dan mie yang diproduksi dikemas dengan plastik.

Resep Ayam Ragout Ayam

Bahan :- 2 sdm margarine- 1 butir bawang bombay, dicincang (kurleb 75g)- 100 g daging ayam cincang- Merica secukupnya- Garam secukupnya- Pala secukupnya- 150 g tepung terigu- 250 cc susu panas- 2 butir telur, dipisahkan kuning dan putihnya- Tepung...

Crepes Fillet Ikan Crispy

(Resep Crepes Fillet Ikan Crispy) – Crepes merupakan salah satu cemilan yang terbuat dari adonan seperti pancake tetapi tipis sehingga ketika masih hangat akan terasa crispy. Crepes juga sudah banyak dikenal dan cocok untuk dijadikan jajanan atau cemilan yang...

Resep Soto Betawi

Bahan : BAHAN A : 2 1/2 lt santan encer (1 butir) 1/2 lt santan kental (kelapa setengah tua) 5cm kayu manis 5 lbr daun jeruk 2sdm minyak samin BAHAN B : 1/2 kg daging sengkel 1/2 kg babat,...

Resep Brownies Kukus keju Cheddar

(Resep Brownies Kukus keju Cheddar) – Mungkin seharusnya resep ini dinamakan Yellownies Kukus Keju, bukan Brownies Kukus keju. Yup, karena warnanya bukan coklat, melainkan kuning. Tadinya Yanti pikir ini resep martabak bangka, eh kok jadinya resep brownies kukus keju...

Cara Membuat Teh Jahe Nikmat

Cara Membuat Teh Jahe – The Kolor Superman akan berbagi sebuah informasi menarik untuk kamu seputar Membuat Teh Jahe. Judul yang digunakan untuk artikel ini adalah Cara Membuat Teh Jahe. Jahe dipercaya baik untuk kesehatan tubuh. Efek khasnya yang...