Pengertian Planet dan Macam Macam Planet

(Pengertian Planet dan Macam Macam Planet) – Planet adalah bintang berpindah atau pengembara dan letak planet berubah ubah, karena planet bergerak mengedari matahari. Planet tidak dapat memancarkan cahaya seperti matahari dan bintang. Cahaya yang dipancarkan planet berasal dari cahaya matahari yang dipantulkannya, sehingga pada malam hari planet dapat dilihat dengan mata telanjang karena tampak terang seperti bintang. Setiap planet mempunyai lintasan orbitnya sendiri-sendiri. Lintasan orbit planet hampir berbentuk lingkaran. Pada awal abad ke-17 Johanes Kepler (1571-1630) membuktikan bahwa lintasan orbit planet-planet berbentuk elips (lonjong) dan matahari berada di salah satu titik fokus elips.

Susunan 9 buah planet dalam tata surya, mulai dari yang jaraknya paling dekat dengan matahari adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Berdasarkan jaraknya dengan matahari, Merkurius dan Venus disebut planet dalam atau planet inferior, sedangkan Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Pluto di sebut planet luar atau planet superior. Kedua kelompok ini dipisahkan oleh bumi (bumi sebagai pembatas).

Para astronom juga mengelompokkan planet-planet ukuran dan komposisi bahan penyusunnya yaitu:

  • Planet teresterial atau planet bumi, adalah planet-planet yang ukuran atau komposisi penyusunnya (batuan) mirip dengan Bumi. Anggotanya adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
  • Planet jovian atau planet raksasa, adalah planet-planet yang ukurannya besar dan komposisi penyusunnya mirip Yupiter, yaitu terdiri dari sebagian es dan gas hidrogen. Anggotannya adalah Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Pluto tidak mirip dengan Bumi atau Yupiter, sehingga astronom telah mengusulkan agar Pluto dikelompokkan sebagai sebuah asteroid (planet kecil).

Periode revolusi dan periode rotasi Selain bergerak mengelilingi matahari, kesembilan planet juga berputar pada porosnya atau berotasi. Arah sumbu pada porosnya berbeda-beda, tetapi hampir semuannya berputar ke arah yang sama. Gerak rotasi planet menentukan pergantian siang dan malam pada permukaan planet. Gerak sebuah planet dalam orbitnya mengitari matahari disebut revolusi, sedang perputaran planet mengitari porosnya sendiri disebut rotasi. Periode revolusi adalah waktu yang diperlukan oleh sebuah planet untuk beredar satu kali mengitari matahari. Untuk Bumi periode revolusi didefinisikan satu tahun. Periode rotasi adalah waktu yang diperlukan oleh sebuah planet untuk berputar satu kali mengitari porosnya sendiri. Untuk Bumi, periode rotasi didefinisikan satu hari.

Tags:

Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu

Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani, lithos (?????) yang berarti berbatu, dan sphere (??????) yang berarti padat. Litosfer berasal dari kata lithos artinya batuan, dan sphere artinya lapisan. Secara harfiah litosfer adalah lapisan...

Asuhan Kebidanan Pada Radang Genetalia Interna: PERITONITIS

(Asuhan Kebidanan Pada Radang Genetalia Interna: PERITONITIS) – Penyulit ini jarang dijumpai apabila terapi segera diberikan, akan tetapi nisa ditemukan pada pasien infeksi pascasesio sesarea apabila terjadi nekrosis dan terlepasnya insisi, dan juga bias terjadi karena meluasnya endometritis. Tetapi...

Delikan Sebagai Model Pembelajaran

(Delikan Sebagai Model Pembelajaran) – Delikan adalah salah satu model pembelajaran, delikan sendiri merupakan akronim dari (de) dengar, (li) lihat, dan (kan) kerjakan. Model ini diangkat dan dikembangkan atas dasar pengalaman empiris di lapangan, artinya adalah mengkajian dari hasil...

Pengertian Angin dan Bagaimana Angin Bertiup?

Seperti kita ketahui, Angin adalah udara yang bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Angin berhembus dikarenakan beberapa bagian bumi mendapat lebih banyak panas Matahari dibandingkan tempat yang lain. Permukaan tanah yang panas membuat suhu udara di atasnya naik....

Patogenesis Infeksi Traktus Urinarius

(Patogenesis Infeksi Traktus Urinarius) – Kebanyakan infeksi traktus urinarius disebabkan oleh bakteri gram-negatif, terutama Eskerisia koli, spesies pseudomonas dan organisme yang berasal dari kelompok Enterobakter. Jumlah seluruhnya mencapai lebih dari 80% kultur positif infeksi saluran kencing (Haley, 1985). Sementara...