Penggolongan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia (UURI Nomor 39 Tahun 1999).

Kapan dinyatakan adanya pelanggaran HAM? Hampir dapat dipastikan dalam kehidupan seharai – hari dapat ditemukan pelanggaran hak asasi manusia baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain. Pelanggaran itu baik dilakukan oleh negara/pemerintah maupun oleh masyarakat.

Richard Falk, salah seorang pemerhati HAM mengembangkan suatu standar guna mengukur derajat keseriusan elanggaran hak–hak asasi manusia. Hasilnya adalah disusunnya kategori–kategori pelanggaran hak – hak asasi manusia yang dianggap kejam, yaitu:

  • Pembunuhan besar – besaran (genocide).
  • Rasialisme resmi.
  • Terorisme resmi berskala besar.
  • Pemerintahan totaliter.
  • Penolakan secara sadar untuk memenuhi kebutuhan–kebutuhan dasar manusia.
  • Perusakan kualitas lingkungan.
  • Kejahatan – kejahatan perang.

Akhir–akhir ini di dunia Internasional maupun di Indonesia, dihadapkan banyak pelanggaran hak asasi manusia dalam wujud teror.
Leiden & Schmit, mengartikan teror sebagai tindakan berasal dari suatu kekecewaan atau keputusasaan, biasanya disertai dengan ancaman–ancaman tak berkemanusiaan dan tak mengenal belas kasihan terhadap kehidupan dan barang – barang dilakukan dengan cara-cara melanggar hukum.

Teror dapat dalam bentuk pembunuhan, penculikan, sabotase, subversiv, penyebaran desas – desus, pelanggaran peraturan hukum, main hakim sendiri, pembajakan dan penyanderaan. Teror dapat dilakukan oleh pemerintah mapun oleh masyarakat (oposan).
Teror sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang kejam (berat), karena menimbulkan ketakutan sehingga rasa aman sebagai hak setiap orang tidak lagi dapat dirasakan.

Dalam kondisi ketakutan maka seseorang/masyarakat sulit untuk melakukan hak atau kebebasan yang lain, sehingga akan menimbulkan kesulitan dalam upaya mengembangkan kehidupan yang lebih maju dan bermartabat.

Penggolongan pelanggaran HAM di atas merupakan contoh pelanggaran HAM yang berat dikemukakan Ricahard Falk. Dalam UURI Nomor 39 Tahun 1999 yang dikategorikan pelanggaran HAM yang berat adalah:

  • pembunuhan masal (genocide);
  • pembunuhan sewenang – wenang atau diluar putusan pengadilan;
  • penyiksaan;
  • penghilangan orang secara paksa;
  • perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis.

Disamping pelanggaran HAM yang berat juga dikenal pelanggaran HAM biasa. Pelanggaran HAM biasa antara lain: pemukulan, penganiayaan, pencemaran nama baik, menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya, penyiksaan, menghilangkan nyawa orang lain.

Penderitaan Rakyat Indonesia Akibat Penjajahan

Bangsa Indonesia mengalami masa penjajahan yang panjang dan menyakitkan sejak masa Portugis. Politik devide et impera, monopoli perdagangan, sistem tanam paksa, dan kerja rodi merupakan bencana bagi rakyat Indonesia. Penderitaan itu menjadikan rakyat Indonesia muncul kesadaran nasionalnya dan mulai...

Pengertian Paramecium dan Fungsi Sel pada Paramecium

Apakah Fungsi Sel pada Paramecium. Paramecium adalah genus dari organisma dalam kerajaan Protista, yang merupakan organisme sel tunggal dan beberapa ganggang multiseluler. Sedangkan organisme lebih dikenal pada tanaman dan kerajaan hewan terdiri dari banyak sel yang bekerja sama untuk...

Arti dan Istilah Pengelolaan Informasi Menurut Beberapa Pakar

(Arti dan Istilah Pengelolaan Informasi Menurut Beberapa Pakar) – Knowledge is Power. Pepatah ini sudah sering kita dengar, tapi Bill Gates ternyata tidak sependapat. Menurut Bill Gates dalam bukunya Business @ the Speed of Thought, informasi yang di-share-lah yang...

Pengertian Myopia Atau Rabun Jauh

Pengertian Myopia Atau Rabun Jauh – Rabun Jauh atau myopia adalah keadaan dimana mata mampu melihat obyek dekat, akan tetapi kabur bila melihat obyek yang jauh letaknya. Lazimnya myopia terjadi karena memanjangnya sumbu bola mata, pemanjangan sumbu ini menyebabkan...

Mengenal Karakter Dan Watak Para Tokoh Pewayangan

Mengenal Karakter Dan Watak Para Tokoh Pewayangan – Dalam dunia pewayangan (wayang kulit) melalui tokoh-tokohnya sebenarnya memuat banyak simbol dan karakteristik watak manusia. Sejumlah tokoh pewayangan dengan jelas juga merupakan simbol karakteristik pria. Seperti tokoh Arjuna, pria lambang ketampanan,...