Fisika: Elemen Volta yang dapat menciptakan arus listrik

ELemen Volta terdiri dari bejana kaca yang berisi larutan asam sulfat encer. Di dalam larutan asam sulfat encer dicelupkan lempeng tembaga dan lempeng seng. Ujung lempeng yang menonjol ke luar bejana disebut kutub elemen.

Potensial tembaga lebih tinggi daripada potensial seng. Oleh karena itu, ujung lepeng seng menyatakan kutub negatif.

Bila kutub positif dan kutub negatif elemen Volta dihubungkan dengan sepotong penghantar, arus akan mengalir melalui elemen tersebut. Sesaat setelah arus mengalir, timbul gelembung gas yang melekat pada lempeng tembaga. Gelembung gas menghalangi perpindahan muatan sehingga arus listrik berhenti mengalir.
Supaya arus listrik mengalir kembali, maka gelembung gas harus dihilangkan setiap kali muncul. Tentu saja, hal ini sangat menyulitkan. Itulah sebabnya, elemen volta tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Beda potensial antara kedua kutub elemen Volta kira-kira 1,5 Volt.

Tags:

Sejarah dan Keistimewaan Masjid Demak

(Sejarah dan Keistimewaan Masjid Demak) – Masjid Agung Demak adalah sebuah mesjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini terletak di desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut...

Pengertian Wali Songo (9 Wali)

Walisongo atau Walisanga dikenal sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad ke-17. Mereka tinggal di tiga wilayah penting pantai utara Pulau Jawa, yaitu Surabaya-Gresik-Lamongan di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, dan Cirebon di Jawa Barat. Era...

Pengertian Tari Tradisionial Tari Sanghyang

(Pengertian Tari Tradisionial Tari Sanghyang) – Tari Sanghyang adalah tari sakral, merupakan tari kerauhan karena kemasukan roh, baik roh dedari maupun roh binatang yang memiliki kekuatan gaib. Tari ini merupakan warisan budaya pra-Hindu yang bertujuan menolak bala. Tari sanghyang...

Apa Sajakah Habitat dari Enam Kerajaan?

Sebelum penemuan mikroskop, dunia dianggap hanya memiliki dua kerajaan, tumbuhan dan hewan. Berkat kemajuan teknologi dan penemuan mikroskop, sistem klasifikasi sekarang terdiri dari enam kerajaan: protista, animilia, archaebacteria, Plantae, Eubacteria dan jamur. Organisme di bumi semua berada di habitat...

Kedudukan, Fungsi serta Implementasi Pancasila sebagai Dasar Negara

(Kedudukan, Fungsi serta Implementasi Pancasila sebagai Dasar Negara) – Setiap negara harus mempunyai dasar negara. Dasar negara merupakan fundamen atau pondasi dari bangunan negara. Kuatnya fundamen negara akan menguatkan berdirinya negara itu. Kerapuhan fundamen suatu negara, beraikbat lemahnya negara...