Fisika: Elemen Volta yang dapat menciptakan arus listrik

ELemen Volta terdiri dari bejana kaca yang berisi larutan asam sulfat encer. Di dalam larutan asam sulfat encer dicelupkan lempeng tembaga dan lempeng seng. Ujung lempeng yang menonjol ke luar bejana disebut kutub elemen.

Potensial tembaga lebih tinggi daripada potensial seng. Oleh karena itu, ujung lepeng seng menyatakan kutub negatif.

Bila kutub positif dan kutub negatif elemen Volta dihubungkan dengan sepotong penghantar, arus akan mengalir melalui elemen tersebut. Sesaat setelah arus mengalir, timbul gelembung gas yang melekat pada lempeng tembaga. Gelembung gas menghalangi perpindahan muatan sehingga arus listrik berhenti mengalir.
Supaya arus listrik mengalir kembali, maka gelembung gas harus dihilangkan setiap kali muncul. Tentu saja, hal ini sangat menyulitkan. Itulah sebabnya, elemen volta tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Beda potensial antara kedua kutub elemen Volta kira-kira 1,5 Volt.

Pengertian dan Definisi Belajar Konsep

(Pengertian dan Definisi Belajar Konsep) – Definisi konsep menurut sebagian besar orang adalah sesuatu yang diterima dalam pikiran atau ide yang umum dan abstrak. Menurut salah satu ahli, konsep adalah suatu abstraksi yang mewakili suatu kelas objek, kejadian, kegiatan,...

Teori-Teori Belajar

(Teori-teori belajar) – Perilaku menurut teori behaviorisme ialah hal-hal yang berubah dan dapat diamati. Perilaku terbentuk dengan adanya ikatan asosiatif antara stimulus dan respon (S-R). Manusia berperilaku pada dasarnya mencari kesenangan yang sekaligus menghindari hal-hal yang menyakitkan, dan perilaku pada...

Cara Individu Memperoleh Konsep

Individu dapat belajar konsep melalui suatu benda, aneka gambar dan penjelasan verbal. Menurut teori Ausubel (1968), individu memperoleh konsep melalui 2 (dua) cara, yaitu: 1) Melalui formasi konsep Formasi konsep menyangkut cara materi atau informasi diterima peserta didik. Formasi...

Pengertian dan Arti Jujur

(Pengertian dan Arti Jujur) – Jujur jika diartikan secara baku adalah “mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran”. Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang...

Jenis-Jenis Ideologi Dalam Beberapa Negara

Ideologi ternyata tak hanya ada satu, namun diketahui bahwa Ideologi ini memiliki beberapa jenis. Beberapa negara juga diketahui memiliki ideologi yang berbeda. Adapun jenis-jenis ideologi yang dianut oleh beberapa negara, antara lain sebagai berikut. a. Ideologi Liberalisme Liberalisme merupakan...