Macam Macam System Operasi Pada Komputer

Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari computer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada system operasi, orang hanya mengunakan computer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital.

Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai system operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami system operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai system operasi itu sendiri.

Pengertian system operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada system computer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya system komputer.

Sistem computer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.

Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi computer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, system operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator.

Satulagi fungsi penting system operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan computer yang tidak perlu.

Menurut Tanenbaum, system operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:

Untuk lebih lengkapnya silahkan download:  Macam Macam System Operasi Komputer.zip [Zip Archive - 17.96 KB]

Tags:

Asuhan Kebidanan Pada Radang Genetalia Interna: ADNEXITIS

(Asuhan Kebidanan Pada Radang Genetalia Interna: ADNEXITIS) – Pada infeksi masa puerperalis, kelainan yang mengenaituba falopi seringkali hanya perisalpinitis tanpa diikuti oklusi tuba,sterilisasi di kemudian hari dan kemandulan. Salpingitis primer karena penyakitgonore selama masa puerperalis jarang ditemukan. Abses ovarium...

Pengertian Difusi dan Faktor yang Mempengaruhinya

Difusi adalah proses transportasi pasif di mana molekul bergerak dari daerah konsentrasi tinggi ke salah satu konsentrasi yang lebih rendah. Difusi adalah proses pasif transportasi. Zat tunggal cenderung bergerak dari daerah konsentrasi tinggi ke daerah konsentrasi rendah sampai konsentrasi...

Penyakit atau Kelaninan KET pada Ibu Hamil

(Penyakit atau Kelaninan KET pada Ibu Hamil) – Perjalanan hasil konsepsi dapat terganggu dalam perjalanan sehingga tersangkut dalam lumen tuba. Tuba falopii tidak mempunyai kemampuan untuk berkembang dan menampung pertumbuhan janin sehingga setiap saat kehamilan yang terjadi terancam pecah....

Pengertian Sitomegalovirus Beserta Gejala dan Penyebarannya

(Pengertian Sitomegalovirus Beserta Gejala dan Penyebarannya) – Sitomegalovirus merupakan virus DNA dari golongan herpesviridae seperti : Herpes simplex virus tipe1 dan 2, Varicella – Zoster , Epstein Barr virus. Karakteristik virus dari golongan ini adalah kemampuannya untuk beradaptasi didalam...

Kemagnetan: Keterangan dari Hipotesis Weber

Untuk menerangkan berbagai hal tentang magnet, Weber menggunakan beberapa hipotesis (dugaan), beberapa dugaan weber (Hipotesis Weber)  tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: Besi dan baja terdiri dari atom-atom magnetik yang dinamakan magnet elementer. Masing-masing atom mempunyai kutub utara dan kutub...